Air Terjun Madakaripura

Air terjun madakaripura adalah kawasan air terjun yang memiliki pesona magis yang begitu kuat. Pesona ini membuat siapa pun merasa penasaran dan ingin mengunjungi tempat ini. Lalu, bagaimana keadaan kawasan ini? Mari kita simak pembahasannya dibawah ini.Nama madakaripura berasal dari 3 nama yaitu mada diambil dari nama gajah. Kari memiliki makna peninggalan. Sementara pura memiliki makna sembahyang atau semedi. Jadi, madakaripura memiliki makna gajah yang sedang meninggal di kala sembahyang.

Menurut cerita warga sekitar, patih gajah mada menghabiskan sisa hidupnya di air terjun ini. Bahkan, hingga patih itu meninggal. Dia tetap berada disini untuk merenungi apa yang telah dilakukannya.

Seperti diketahui bahwa, mahapatih gajahmada pergi ke tempat ini ketika, beliau dicopot sebagai mahapatih. Pencopotan jabatan tersebut lantaran, gajahmada telah membantai ratusan orang yang berada di kerajaan sunda galuh.

Cerita mengenai mahapatih gajahmada ini diperkuat dengan hadirnya arca gajahmada yang berada di kawasan ini. Tepatnya berada di area parkir kawasan ini. Jadi, saat sobat native memakirkan sepeda disini. Sobat native akan menemukan sebuah patung. Nah, itulah patung gajahmada.Bisa dibilang air terjun ini merupakan air terjun abadi. Dimana, sobat native akan terus menemukan air ini tanpa kekeringan sedikit pun. debitnya pun statis tidak bertambah maupun berkurang baik pada musim penghujan atau pun musim kemarau.

Berkunjung kesini harus sedikit berhati-hati. Karena, bila wisatawan mempunyai niat yang baik. Maka, niat yang tidak baik itu akan membawa malapetaka bagi wisatawan. Begitupula sebaliknya,. Jika, wisatawan mempunyai niat yang baik, maka wisatawan akan mendapatkan kebaikan dari hati yang bersih tersebut. Mitos selanjutnya adalah harus pulang sebelum jam 2 siang. Warga sekitar pun percaya jika, lebih dari jam 2 siang. Maka hujan akan terjadi secara tiba-tiba. Hujan ini membuat debit air naik. Sehingga, membahayakan bila masih berada di kawasan ini.

Satu lagi mitos yang ada di kawasan ini yaitu tentang air terjun ini bila air ini bisa membuat awet muda. Entah benar atau tidak, namanya juga mitos.Air terjun madakaripura memiliki ketinggian kurang lebih 1.000 mdpl. dengan ketinggian ini, membuat suasana di sekitar air terjun begitu sejuk dan teduh. Siapa pun akan terhipnotis dengan nuansa yang berbeda dari air terjun yang lainnya.

Uniknya lagi, air terjun ini berbentuk gua dengan ketinggian kurang lebih 200 meter. Dan memiliki luas kurang lebih 25 meter. Air terjunnya pun melingkar. Nah, sebelum menuju air terjun utama, wisatawan akan disambut dengan 4 air terjun. Dimana, salah satunya berbentuk seperti sebuah rongga.

Disekitar air terjun terdapat sebuah pemandangan hijau yang menawan. Pemandangan hijau ini ada lantaran banyaknya air yang turun dari atas ke bawah. Sungguh, tempat yang mungkin cocok dijadikan sebagai tempat untuk mengambil foto dan gambar.Menurut kepercayaan masyarakat sekitar, rongga tersebut adalah tempat moksa gajahmada. Bila dilihat secara geografis, letak dari air terjun ini berada di ujung lembah yang cukup dalam. Terletak di kaki bukit pegunungan tengger.

Air terjun ini turun dengan bentuk pola aliran radial sentrifugal. Artinya, satu titik yang menyebar. Jadi, bila kita lihat lebih dalam, air terjun ini akan menyebar. Sehingga seperti air hujan. Mengesankan sekali memang. Apalagi, saat matahari mencoba menyinari kawanan air hujan ini.Inilah daya tarik yang seakan tidak nyata, daya tarik yang hanya ada di air terjun madakaripura. Entah mengapa, walau lelah. Setelah keluar dari tempat ini semuanya akan terasa hilang. Segala beban dan penat pun terasa menghilang seketika.